Berita

PELATIHAN SIAK VERSI.5

Kamis Wage, 13 Agustus 2015 12:23 WIB 7427

foto
Pelatihan SIAK Versi 5 bersama Dirjen Dukcapil

 

Sistem Informasi Administrasi Kependudukan yang disingkat SIAK telah mengalami perkembangan/perubahan berkali-kali. Dan yang terbaru saat ini yaitu SIAK versi 5.  Dengan adanya perubahan di dalam sistem administrasi kependudukan ini, maka sudah seharusnya diketahui oleh petugasan administrasi kependudukan dari tingkat paling bawah sampai dengan tingkat Instansi Pelaksana di Kabupaten/Kota.

Sehubungan dengan hal tersebut, Disdukcapil Kabupaten Bantul selama 2 hari yaitu tanggal 5 dan 6 Agustus menyelenggarakan pelatihan SIAK versi 5 tersebut untuk petugas registrasi Desa dan karyawan di lingkungan Disdukcapil Kabupaten Bantul sendiri.

Mengapa petugas registrasi Desa harus diundang untuk mengikuti pelatihan tersebut?

Karena di dalam sistem informasi yang baru ini memberi peran yang cukup signifikan kepada petugas registrasi Desa sebagai verifikator pertama yang melayani/berhadapan langsung dengan masyarakat.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas, Ir. Fenty Yusdayati, MT. Kepala Dinas dalam pengarahan/sambutannya menyampaikan prosedur/tata cara yang dilaksanakan pada SIAK versi sebelumnya di lingkungan Dinas termasuk operator KK/KTP yang ada di kecamatan.  Setelah sambutan Kepala Dinas dilanjutkan dengan penyampaian materi yang diberikan oleh pejabat dari Ditjen Dukcapil Kemendagri Jakarta antara lain : Wahyu Hidayat, Eko Purwoko dan Subhan Syukri. Penyampaian materi sekaligus diskusi membahas konsep batasan-batasan kewenangan/ketugasan masing-masing tingkat pelaksana.

Petugas di tingkat desa, tugas/kewenangannya di bidang administrasi kependudukan antara lain : input biodata 0 sampai di bawah 5 tahun yang belum punya NIK, membuat SKP untuk pindah antar desa dalam 1 kecamatan, pengajuan formulir F.1-01, Numpang KK dan pisah KK. Untuk pelaporan kematian yaitu untuk warga Bantul yang punya NIK.

Desa tidak mempunyai kewenangan untuk cetak KK tapi hanya mengajukan ke Dinas, yaitu dengan mengisi form F.1-015 Dinas mencetak permohonan yang diajukan oleh Desa setelah melakukan verifikasi berkas. Oleh sebab itu Dinas bisa menyetujui/langsung mencetak tapi bisa juga menolak kalau secara administratif belum lengkap.