Berita

BIRO TAPEM DIY KOLABORASI DENGAN DISDUKCAPIL BANTUL SELENGGARAKAN SOSIALISASI ADMINDUK

Jumat Legi, 7 Desember 2018 08:45 WIB 69

foto

BANTUL - Bertempat di Gedung Serbaguna Komplek Manding pada hari Rabu tanggal 5 Desember 2018 diselenggarakan Sosialisasi Perda No 5 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Kartu Identitas Anak. Acara diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah SMA/SMK se Kabupaten Bantul, Camat se Kabupaten Bantul dan unsur Karang Taruna dari kecamatan di Kabupaten Bantul. Dalam kegiatan ini narasumber yang hadir adalah anggota Komisi A DPRD DIY (KPH Yudodiningrat, S.E.,M.BA.), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul (Bambang Purwadi Nugroho, S.H.,M.H.dan Kasubag Bina Pendaftaran Penduduk dari Biro Tapem Setda DIY (Yuliyanti).

Materi yang disampaikan oleh KPH Yudodiningrat, S.E, M.BA) tentang Perda nomor 5 tahun 2015. Perda  ini merupakan Inisiatif DPRD DIY  dengan mempertimbangkan kondisi factual diantaranya : 1. Administrasi Kependudukan memiliki peran vital dalam tata kelola pemerintahan dan menyangkut pelayanan dasar publik kepada penduduk,2. Administrasi kependudukan menyangkut hak dan kewajiban warga negara dalam pembangunan 3. Visi kabupaten/kota ramah anak belum termanifestasi dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan. Tujuan Perda ini adalah 1. Meningkatkan peran Pemda DIY dalam mewujudkan kab/kota ramah anak melalui penerbitan KIA, 2. Mendorong peran pemerintah dalam melindungi hak penduduk rentan,3. Mendorong optimalisasi dan pendayagunaan data kependudukan skala provinsi untuk perencanaan kebijakan,4. Mengoptimalkan peran Pemda DIY dalam harmonisasi kebijakan adminduk di kab/kota,5. Mendayagunakan potensi desa/kelurahan dalam penyelenggaraan adminduk: aspek pembiayaan, pengelolaan data, dan pelayanan.

Materi tentang Kebijakan Kependudukan disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul (Bambang Purwadi Nugroho, S.H,M.BA). Hingga bulan November 2018 ini Capaian Perekaman KTP elektronik  di Kabupaten Bantul adalah 99,10%. Jumlah Data Belum Perekaman KTP el untuk PEMULA Sampai dengan 17 April 2019  sebanyak 2.949 dengan perincian : Srandakan : 87, Kretek:79, Bambanglipuro :90, Sanden : 51, Pundong: 91, Bambanglipuro : 90, Pandak : 63, Pajangan :120, Bantul : 186, Jetis : 171, Imogiri : 257, Dlingo : 105, Banguntapan : 370, Pleret : 2014, Piyungan : 260, Sewon : 303, Kasihan : 388 dan Sedayu 124. Diharapkan kepada semua elemen masyarakat di Kabupaten Bantul  agar bisa menyampaikan kepada masyarakat yang belum perekaman agar segera perekaman KTP el agar bisa menyalurkan aspirasinya di PEMILU 2019. Ditambahkan oleh Kepala Disdukcapil bahwa Dukcapil juga berusaha meningkatkan pelayanan dengan sistem jemput bola ke sekolah dan juga ke desa untuk menuntaskan program perekaman KTP el ini., Bahkan di hari Sabtu dan Minggu personil Disdukcapil tetap melaksanakan pelayanan dengan jemput bola ke desa-desa untuk menyasar pemula, imbuh beliau. Dipaparkan juga oleh Kadinas Dukcapil tentang Inovasi-inovasi yang sudah dilaksanakan oleh Disdukcapil untuk meningkatkan pelayanan dan juga untuk mendukung program GISA (Gerakan Indonesia Sadar Adminduk). ( Bid.PIAK-PD)