Berita

LAUNCHING PELAYANAN TERPADU SIDANG PENETAPAN KEMATIAN DAN PENERBITAN AKTA KEMATIAN

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019 16:18 WIB 209

foto
LAUNCHING PELAYANAN TERPADU SIDANG PENETAPAN KEMATIAN DAN PENERBITAN AKTA KEMATIAN

Bantul-Bertempat di lobby Pengadilan Negeri Bantul Selasa(26/3/2019) dilaksanakan Launching Sidang Terpadu Penetapan Kematian, Penerbitan Akta Kematian dalam rangka Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri Bantul (Agung Sulistiyono, S.H,S.Sos,M.Hum), Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk Kabupaten Bantul (Bambang Purwadi Nugroho, S.H,M.H.), Kepala Kantor Badan Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bantul (Iskandar Subagiya, S.H.,M.Hum., ), Kepala Kejaksaan Negeri Bantul ( Zuhandi,S.H.,M.H), Ketua DPRD Bantul dan juga jajaran dari Polres dan Kodim Bantul. Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul (Bambang Purwadi Nugroho, S.H.,M.H.) penetapan pengadilan diperlukan guna pencatatan akta kematian bagi warga Bantul yang meninggal sebelum tahun 2011 dan tidak memiliki dokumen apapun misalnya KTP ataupun KK.

Launching ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Ketua Pengadilan Negeri Bantul, Ketua BPN dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul kemudian dilanjutkan dengan penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bantul, Pengadilan Negeri Bantul dan Badan Pertanahan dan Tata Ruang tentang Pelayanan Terpadu Sidang Penetapan Kematian, Penerbitan Akta Kematian dalam rangka PTSL. Acara dilanjutkan dengan persidangan penetapan peristiwa kematian yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Bantul. Menurut Ketua Pengadilan Negeri Bantul (Agung Sulistiyono, S.H,S.Sos,M.Hum) biaya untuk penetapan sidang khusus untuk PTSL adalah sebesar Rp.59.000,-.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Bantul (Darwatiningsih,S.Si,M.Si) pelaksanaan pelayanan terpadu ini untuk tahap pertama diikuti oleh dua puluh pemohon dari dua desa yaitu 11 pemohon dari desa Srigading dan 9 dari desa Palbapang, selanjutnya akan dilanjutkan untuk seluruh pemohon di Kabupaten Bantul yang terdampak PTSL.

Setelah persidangan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis hasil penetapan Pengadilan  dari Panitera Perdata Pengadilan Negeri Bantul (Suharno, S.H.) kepada Kepala Disdukcapil Bantul untuk diterbitkan Akta Kematiannya. Acara diakhiri dengan penyerahan secara simbolis Akta Kematian kepada pemohon oleh Kepala Dinas. (ririe-PIAK)