Berita

LANJUTKAN INOVASI "KAPERU" DUKCAPIL KOORDINASI DENGAN KEMENAG BANTUL

Kamis Legi, 16 Januari 2020 21:16 WIB 428

foto
Rakor KAPERU (Rabu,15 Januari 2020) dipimpin langsung oleh Kadinas Dukcapil

           Mengawali tahun 2020 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berusaha menyempurnakan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat adalah dalam bentuk inovasi yaitu KAPERU. KAPERU (Kartu Keluarga Baru untuk Pengantin Baru) merupakan inovasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bantul yang bekerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Dalam upaya meningkatkan inovasi KAPERLU ini diselenggarakan rapat koordinasi KAPERU pada hari Rabu 15 Januari 2020 yang dihadiri oleh Kepala KEMENAG Bantul (Drs.Buchrori Muslim), Kasi Binmas Islam Kemenag Bantul (Drs. Halili Rais), petugas SIMKAH di 17 KUA se Kabupaten Bantul dan juga jajaran dari Disdukcapil Bantul. Tujuan diadakannya rapat ini adalah agar tercipta kerjasama yang lebih baik antar Disdukcapil dengan KUA dalam upaya meningkatkan pelayanan KAPERU kepada masyarakat.

          Rapat Koordinasi dipimpin secara langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul (Bambang Purwadi Nugroho, S.H.,M.H.) disampaikan oleh beliau apresiasi yang sangat tinggi kepada jajaran Kemenag Bantul dan petugas SIMKAH KUA yang telah berperan aktif dalam mensukseskan inovasi KAPERU. Menurut Kadinas Dukcapil bahwa permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan inovasi Kaperu adalah sebagai berikut : 1.Stok blangko KTP-El tidak tersedia  (kiriman blangko sudah ditentukan peruntukannya) 2. Update Data belum optimal, seperti: pendidikan, pekerjaan dan golongan darah. 3. Update kepindahan/alamat belum dilaksanakan. 4. Keterbatasan petugas ambil/antar (delivery) KK/KTP-EL baru/lama 5.Untuk pemrosesan / pencetakan KK dan KTP-EL yang dilakukan sebelum hari H memerlukan lebih banyak waktu : banyak melakukan edit, harus mengganti tanggal (1 KK memerlukan waktu sekitar 30 menit, TTE tidak bisa dilakukan/harus TTD manual). 6. Masih banyak KK/Suket baru yang belum diambil di KUA.

         Dalam kesempatan tersebut Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bantul (Drs.Buchori Muslim) menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dukcapil karena dengan layanan Inovasi KAPERU ini bisa membuat Kemenag Bantul mendapatkan WBM dari KEMENPAN RI. Dalam Rapat Koordinasi tersebut disampaikan mengenai mekanisme KAPERU yaitu sebagai berikut :

  1. KUA melakukan verifikasi data dan kepindahan (dalam kabupaten)calon pengantin. Bisa dilakukan pada pembekalan catin.
  2. KUA menarik KK dan KTP lama (untuk yang penduduk Bantul)
  3. Dukcapil menyiapkan blangko-blangko yang diperlukan: pindah/datang, perubahan data
  4. Operator SIMKAH melaukan update status dan melaporkan perubahan data dan kepindahan kepada operator SIAK.
  5. Untuk yang melakukan kepindahan agar dilaporkan tersendiri/japri agar tidak kesulitan
  6. mencermatinya.
  7. Untuk pengantin yang menikah di KUA pada hari kerja diusahakan KK, Suket/KTP-EL bisa diserahkan pada saat itu juga (Dengan catatan paling pagi KK/Suket bisa diambil/diantar sekitar jam 10.00, Laporan masuk jam 08.00).
  8. KK dan KTP lama diserahkan pada saat pengambilan KK dan Suket/KTP yang baru.
  9. Kemungkinan ada perubahan “definisi” sehubungan stok/ketersediaan blangko yang tidak jelas.
  10. Mohon laporan dari KUA jumlah kk dan KTP/suket yang tidak diambil oleh pengantin, untuk dilaksanakan tindak lanjut.

Rapat diakhiri dengan diskusi bersama untuk menindaklanjuti permasalahan yang ada dan masukan-masukan dari KUA agar inovasi dapat berjalan dengan baik.  (by.ririe)