Berita

BBPOM PADANG DAN YOGYAKARTA KUNJUNGI DISDUKCAPIL BANTUL

Jumat Pahing, 17 Januari 2020 13:14 WIB 263

foto
Kadinas Dukcapil Bantul menyampaikan paparan kepada tamu dinas dari BPOM Padang dan Yogyakarta

(Bantul). Balai Besar Pengawasan Obat Makanan (BBPOM) di Padang dan Yogyakarta mengadakan kunjungan kerja ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul pada hari Jum’at 17 Januari 2020. Rombongan sejumlah 16 orang dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha BBPOM di Padang (Elyunaida,S.Si,M.Farm). Disampaikan oleh Elyunaida, S.Si,M.Farm bahwa maksud kedatangannya ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul ini adalah untuk belajar tentang Dukcapil Bantul yang sudah meraih predikat WBK menuju WBBM. Kunjungan ini langsung ditanggapi oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul (Bambang Purwadi Nugroho, S.H.,M.H.) dan segenap jajarannya.

           Dalam sambutan dan paparannya disampaikan oleh Kadinas Dukcapil bahwa predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) diraih dengan dukungan komitmen semua pihak, bagaimana pelayanan bebas calo, bebas korupsi, meningkatkan sarana prasarana untuk menunjang pelayanan dan peningkatan cakupan pelayanan kepada masyarakat. Ditambahkan oleh Kadinas Dukcapil bahwa dalam meraih WBM usaha yang paling keras dilakukan adalah bagaimana membuat layanan bebas dari calo, dan saat ini semua layanan Dukcapil sudah bebas calo karena sudah sesuai dengan Undang-Undang semua permohonan layanan Dukcapil harus langsung dari yang bersangkutan. Ini penting karena semua pengurusan dokumen kependudukan adalah gratis/bebas biaya sehingga dengan masyarakat datang untuk mengurus sendiri ke Dukcapil akan meringankan masyarakat itu sendiri, “imbuhnya. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sendiri sudah meraih predikat Role Model Pelayanan Publik dengan nilai “A+” dari Kementerian PANRB di tahun 2019.

          Dalam kunjungan tersebut disampaikan juga tentang inovasi yang sudah dilaksanakan di Disdukcapil Bantul oleh Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Bantul (Emmy Nikmawati, S.H.). Menurut Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data inovasi wajib dihasilkan oleh OPD setiap tahun 1 inovasi (menurut Kemenpan RB) sedangkan dari Ditjen Dukcapil Kemendagri RI mewajibkan dalam 1 tahun harus menghasilkan 2 inovasi. Dalam kesempatan tersebut Kabid PIAK juga menyampaikan mengenai ISO 27001:2013 yang baru saja diraih Dukcapil Bantul di tahun 2019. ISO 27001:2013 tentang keamanan informasi merupakan salah satu standart yang harus ada dalam pelayanan di Dukcapil untuk melengkapi raihan ISO 9001:2015 yang sudah diraih di tahun 2015 tentang Kebijakan Mutu Pelayanan. Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang langsung dipandu oleh Kadinas Dukcapil. (by:ririe)