Berita

SPTJM MENJADI ESENSI PADA SOSIALISASI ADMINDUK DI KECAMATAN KASIHAN

Selasa Pon, 28 Januari 2020 08:17 WIB 178

foto
Sosialisasi Adminduk di Kecamatan Kasihan

Bertempat di Pendopo Kecamatan Kasihan Rabu 22 Januari 2020 diselenggarakan Sosialisasi Administrasi Kependudukan yang dihadiri oleh perangkat desa dan dukuh-dukuh di Kecamatan Kasihan. Topik  Sosialisasi Adminduk kali ini juga mengulas  tentang Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) Kelahiran dan Perkawinan. Acara dibuka oleh Camat Kasihan (Slamet Santosa, S.IP) dilanjutkan dengan paparan oleh narasumber utama yaitu Kepala  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul (Bambang Purwadi Nugroho, S.H.,M.H.)

Dalam paparannya Kadinas Dukcapil menyampaikan bahwa Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Peningkatan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran, SPTJM terbagi menjadi dua yaitu: 

1.  SPTJM Kebenaran Data Kelahiran, yaitu pernyataan yang dibuat oleh orang tua kandung/wali/pemohon dengan tanggung jawab penuh atas kebenaraan data kelahiran seseorang, dengan diketahui oleh dua orang saksi.

2.  SPTJM Kebenaran Sebagai Pasangan Suami Istri, yaitu pernyataan yang dibuat oleh orang tua kandung/wali/pemohon dengan tanggung jawab penuh atas status hubungan perkawinan seseorang, dengan diketahui dua orang saksi.

 

Dijelaskan oleh beliau bahwa untuk pengurusan akta kelahiran yang tidak memiliki surat nikah atau kutipan akta perkawinan, pengurusan akta kelahiran anak dapat menggunakan SPTJM Kebenaran Sebagai Suami Istri yang didukung dengan Kartu Keluarga (KK). Apabila status hubungan dalam keluarga pada KK menunjukkan status hubungan perkawinan sebagai suami istri, maka dicatat dalam register akta kelahiran dan kutipan akta kelahiran sebagai anak dari suami istri  Sementara apabila persyaratan berupa akta nikah/kutipan akta perkawinan tidak terpenuhi, dan status hubungan dalam keluarga pada KK tidak menunjukkan status hubungan perkawinan sebagai suami istri, dicatat dalam register akta kelahiran dan kutipan akta kelahiran dicatat sebagai anak seorang ibu.

 

Dengan adanya Permendagri 9 tahun 2016, masyarakat  tetap dapat melakukan pencatatan kelahiran anak dengan melengkapi SPTJM dengan didukung KK, meskipun orang tua tidak memiliki akta nikah, tandas beliau.Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga materi tentang Dukcapil Go Digital dan juga inovasi untuk meningkatkan kualitas  pelayanan Adminduk di Kabupaten Bantul. (created by ririe)