Berita

Kejar cakupan kepemilikan akta kelahiran Dukcapil Bantul jalin kerjasama dengan RS UII dan RS PKU Kotagede

Jumat Kliwon, 16 Oktober 2020 14:08 WIB 44

foto

Hampir 70 % bayi yang dilahirkan di RS UII adalah penduduk Bantul. Demikian disampaikan oleh Dr. Widodo Wirawan, MPH pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pelayanan Akta Kelahiran secara online dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Kabupaten Bantul yang  dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Oktober 2020 di RS UII di Jl. Srandakan Bantul. Selain Akta Kelahiran, dalam perjanjian ini pasien/pemohon akan memperoleh NIK, KK dan KIA. 
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul  (Bambang Purwadi Nugroho, S.H., M.H.) menyambut baik ajakan RS UII untuk bekerjasama, karena dengan Kerjasama ini akan meningkatkan cakupan kepemilikan Akta Kelahiran  sekaligus Kartu Identitas Anak (KIA). 
Selain itu, Bambang Purwadi juga menghimbau untuk bekerjasama dalam pemanfaatan NIK dan Data Kependudukan agar dalam verifikasi pasien (yang diawali dari pendaftaran) akan lebih cepat, efisien dan akurat.

Selanjutnya pada Kamis 15 Oktober 2020 diadakan Penandatanganan Perianjian Kerjasama Pelayanan Akta Kelahiran secara online antara RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta dan Dinas Dukcapil Bantul .Jumlah Kelahiran di RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede setiap bulannya sekitar 50 bayi dari sejumlah tersebut adalah penduduk Bantul. Hal itu salah satunya karena lokasi RS yang berdekatan dengan wilayah Bantul. 
Demikian disampaikan oleh Dr. Cicih Wahyu Adiningsih, Plt. Direktur RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta pada acara Penandatanganan Perianjian Kerjasama tersebut. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan terbaik untuk pasien yang melahirkan di RS tersebut. “imbuhnya.