Perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) bagi pemula terus digencarkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melalui kerja sama dengan pemerintah kalurahan pada bulan Juli 2026. Program ini menyasar warga yang baru pertama kali melakukan perekaman data kependudukan, sebagai bagian dari upaya percepatan cakupan kepemilikan dokumen identitas kependudukan di wilayah Bantul. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap di sejumlah kalurahan dengan jadwal yang telah ditentukan bersama.
Langkah proaktif Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul ini sejalan dengan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) yang diinstruksikan oleh Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri serta amanat Undang-Undang Administrasi Kependudukan. Dengan mengantongi KTP-el secara tepat waktu, para remaja ini tidak hanya tercatat secara sah dalam database negara, tetapi juga memiliki kunci utama untuk mengakses berbagai layanan publik. Ke depannya, kepemilikan dokumen ini akan sangat memudahkan mereka dalam mengurus keperluan esensial seperti melanjutkan pendidikan, membuka rekening bank, hingga pendaftaran jaminan kesehatan.
Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bantul, Siti Musyrifah menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terbangun dengan pemerintah kalurahan. Menurutnya, dukungan dari aparat kewilayahan sangat krusial dalam mempercepat target perekaman. "Langkah turun langsung ke kalurahan ini adalah bentuk komitmen kami agar anak-anak muda di Bantul tidak kesulitan mengurus identitas pertamanya. Kami ingin memastikan mereka yang sudah cukup umur bisa langsung mendapatkan KTP-el dengan mudah dan cepat, sehingga seluruh hak-hak sipil kependudukan mereka terjamin sepenuhnya," ungkapnya.
Dari enam kalurahan yang menjadi lokasi pelaksanaan, tercatat perolehan peserta yang bervariasi setiap harinya, yakni Jatimulyo sebanyak 51 orang (7/7), Ringinharjo 49 orang (8/7), Temuwuh 68 orang (9/7), Dlingo 41 orang (11/7), Terong 46 orang (18/7), serta Selopamioro yang dilaksanakan dalam dua sesi pada 4 dan 25 Juli dengan total 56 orang. Variasi jumlah peserta di setiap kalurahan tersebut mencerminkan tingkat partisipasi masyarakat yang tetap tinggi meski dilaksanakan di lokasi dan waktu yang berbeda-beda.
Terlaksananya kegiatan di Kalurahan Selopamioro pada penghujung Juli 2026 menjadi penanda berakhirnya rangkaian jemput bola perekaman KTP-el bagi pemula yang telah menjangkau enam kalurahan sepanjang bulan tersebut. Rangkaian kegiatan ini menegaskan komitmen Disdukcapil Bantul untuk terus hadir hingga ke pelosok wilayah, memastikan hak administrasi kependudukan warga terpenuhi tanpa harus terkendala jarak maupun keterbatasan akses layanan. (ocd)
