Sebanyak 58 prajurit TNI di Kodim Bantul berhasil mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui layanan jemput bola yang digelar di Kodim Bantul, Senin (5/10/2026). Layanan ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan aktivasi IKD dengan mengundang petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul ke lingkungan kerja para prajurit.
IKD merupakan identitas kependudukan dalam bentuk digital yang tersimpan pada telepon pintar dan dapat digunakan untuk menunjukkan identitas kependudukan. Layanan jemput bola menjadi salah satu pendekatan untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, termasuk warga yang memiliki keterbatasan waktu karena aktivitas pekerjaan atau tugas kedinasan. Dalam pelaksanaannya, pihak Kodim memfasilitasi anggotanya, sementara petugas Disdukcapil memberikan pendampingan selama proses aktivasi IKD.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari percepatan aktivasi IKD melalui koordinasi antara Dandim beserta jajaran dan Disdukcapil di wilayah masing-masing. Percepatan ini juga diarahkan untuk mendukung digitalisasi program perlindungan sosial (Perlinsos), sehingga pemanfaatan identitas kependudukan secara digital dapat mendukung pengelolaan data kependudukan dalam pelaksanaan program. Dengan 58 prajurit yang telah mengaktifkan IKD dalam satu hari, layanan jemput bola di lingkungan Kodim Bantul turut memperluas akses masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan digital. (ocd)
