Menyambut momen liburan sekolah yang sudah di depan mata, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bantul bergerak cepat dengan menggelar aksi "Jemput Bola" aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kegiatan berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026 mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bantul, dengan menyasar para siswa yang telah memiliki KTP-el namun belum mengaktifkan identitas digitalnya.
Suasana salah satu ruang kelas SMA Negeri 2 Bantul tampak riuh namun tertib saat proses aktivasi berlangsung. Mekanismenya pun sangat mudah dan cepat: para siswa cukup datang ke ruangan, mengunduh aplikasi IKD di ponsel masing-masing, lalu mengisi data diri. Setelah itu, mereka melakukan verifikasi wajah melalui selfie sebelum akhirnya kode QR dipindai oleh petugas Dukcapil yang bersiaga. Berkat kelancaran sistem, tercatat sebanyak 33 siswa berhasil mengaktifkan IKD mereka dalam waktu singkat.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dinas Dukcapil Bantul, Emmy Nikmawati menyampaikan bahwa program aktivasi IKD di sekolah merupakan bagian dari komitmen Dukcapil Bantul dalam memperluas jangkauan layanan digital kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Menurutnya, dengan hadirnya IKD, siswa tidak perlu lagi membawa dokumen fisik untuk berbagai keperluan administrasi karena identitas kependudukan mereka telah tersimpan secara digital di genggaman tangan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diperluas ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bantul.
Kepala SMA Negeri 2 Bantul, Isti Fatimah menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim Dukcapil Bantul yang dinilainya sangat membantu para siswa. "Terima kasih telah melakukan layanan aktivasi IKD di SMA N 2 Bantul sehingga memudahkan anak-anak kami. Anak-anak tidak harus keluar sekolah di jam efektif. Tentu kegiatan ini sangat bermanfaat, dan kami selalu siap bermitra dengan Dinas Dukcapil Bantul," ujarnya. Respons positif juga datang langsung dari para siswa yang kini merasa lebih tenang karena dokumen kependudukannya sudah terintegrasi di dalam smartphone. Widi, salah satu siswa SMA N 2 Bantul yang ikut serta dalam kegiatan tersebut, mengaku sangat senang karena kini ia resmi memiliki KTP serta dokumen administrasi kependudukan yang sudah berbasis digital. Dengan suksesnya agenda hari ini, Dinas Dukcapil Bantul berharap para remaja di Bantul semakin melek teknologi adminduk dan siap memanfaatkan IKD untuk berbagai keperluan di masa depan.(ocd)
