Sinergi Kalurahan: 1.892 Identitas Warga Gadingsari dan Gilangharjo Sukses Diduplikasi dalam Genggaman

Ribuan ponsel warga di Kalurahan Gadingsari dan Gilangharjo kini terpasang identitas digital. Di minggu pertama Februari 2026, Disdukcapil Bantul sukses melakukan jemput bola untuk "menduplikasi" KTP elektronik fisik warga ke dalam genggaman melalui aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

 

Layanan jemput bola aktivasi IKD dilaksanakan di Kalurahan Gilangharjo pada Kamis, 5 Februari 2026 dengan capaian sebanyak 1.101 IKD aktif. Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kalurahan Gadingsari pada Rabu, 4 Februari 2026 dengan capaian 791 IKD aktif. Total 1.892 warga berhasil dilayani hanya dalam dua hari.

 

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Bantul, Emmy Nikmawati upaya pemerintah kalurahan dalam menggerakkan warga. Menurutnya, kolaborasi ini mempercepat target digitalisasi kependudukan di Bantul.

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kalurahan atas dukungannya. Capaian ini menunjukkan bahwa warga mulai sadar pentingnya memiliki KTP digital untuk kemudahan layanan publik," ujarnya.

 

Emmy juga menjelaskan bahwa keamanan dokumen kependudukan kini semakin diperketat. Kode QR pada dokumen kependudukan tidak lagi bisa dipindai dengan aplikasi umum seperti Google Lens.

 

"Verifikasi keabsahan dokumen kependudukan kini hanya dapat dilakukan secara resmi melalui fitur pemindai dalam Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Hal ini memastikan bahwa data yang diakses valid dan berasal langsung dari pusat data kependudukan," jelasnya.

 

Masyarakat juga diminta waspada terhadap modus penipuan. Disdukcapil menegaskan agar warga mengabaikan pesan WhatsApp, video call, atau telepon dari pihak tidak dikenal yang mengaku sebagai petugas dinas. Layanan resmi hanya dilakukan di kantor dinas atau lokasi jemput bola yang telah dijadwalkan secara tatap muka. (ocd)